Terapkan Hidup Sehat, Tamping Dapur Rutan Kelas IIB Sukadana Laksanakan Giat Bersih-Bersih Alat Dapur Secara Berkala

# Dilihat: 120 pengunjung

Betiklampung.com (SMSI), Sukadana —

Dalam rangka menjaga kebersihan dan mengutamakan kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Tamping Dapur Rutan Kelas IIB Sukadana bersama-sama melaksanakan Gerakan Bersih-Bersih Alat Memasak dan Alat Makan/Minum secara rutin dan berkala, Kamis (16/11/2023).

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan Rutan Sukadana yang juga merupakan tindak lanjut Surat Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Dirwatkesrehab), Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nomor PAS.6-PK.06.08-601.

BACA JUGA:  IDSurvey Mengajar di UNILA, Bahas TIC untuk Peningkatan Daya Saing

Kepala Rutan Sukadana, Abdul Aziz menjelaskan Rutan Kelas IIB Sukadana merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Penyelenggara Makanan, sehingga menjaga kebersihan alat-alat memasak dan alat makan/minum adalah sebuah kegiatan yang sangat penting.

“Rutan Sukadana adalah salah satu UPT Pemasyarakatan Penyelenggara Makanan yang sudah memiliki sertifikat Laik Higiene Sanitasi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Tentunya sebagai bentuk pengimplementasiannya yaitu budaya kerja higiene secara optimal oleh petugas dapur dengan secara rutin melaksanakan bersih-bersih alat memasak dan alat makan ataupun minum warga binaan”, Jelasnya.

BACA JUGA:  OJK Jaga Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Di Masa Pandemi

Kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan melibatkan petugas pengelola dapur dan WBP yang bertugas dalam penyelenggaraan makanan. Mereka membersihkan alat-alat memasak seperti panci, wajan, pisau, serta peralatan makan/minum.

Menjaga kebersihan alat memasak dan alat makan/minum warga binaan menjadi hal yang penting karena bermanfaat bagi kesehatan para Warga Binaan, Dengan alat memasak dan makan/minum yang bersih tentunya bisa mencegah terjadinya penyebaran penyakit.

BACA JUGA:  Pastikan Kondisi Lapas Aman, Kasi Kamtib Lapas Metro Cek Kondisi Tralis

“Dengan menjaga kebersihan alat-alat tersebut, risiko penyebaran penyakit melalui makanan dan minuman dapat diminimalisir. Selain itu, WBP juga akan merasa lebih nyaman dan terjamin kebersihan dalam mengonsumsi makanan yang disediakan di Rutan,” kata Karutan.