Nekat Bobol Toko Milik Tetangga Untuk Main Judi Online, Kakak Beradik di Bandar Lampung Ditangkap Polisi

# Dilihat: 134 pengunjung

Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —

Lantaran nekat membobol sebuah toko klontongan yang milik tetangganya sendiri. AG (34) dan EM (29) yang merupakan kakak beradik ini ditangkap Polisi sesaat setelah melakukan aksinya di Komplek Ruko Pasar Panjang, Jalan Yos Sudarso, Panjang, Bandar Lampung, Kamis (04/07/2024).

Kapolsek Panjang Kompol Martono membenarkan perihal penangkapan kedua pelaku, sedangkan satu pelaku lagi yang juga sebagai salah satu saudaranya GB (DPO) berhasil melarikan diri. “AG (34) kita amankan saat bersembunyi di loteng ruko, sedangkan EM (29) ditangkap di ruko tempat tinggalnya yang bersebelahan dengan ruko milik korban” Kata Kapolsek Panjang.

BACA JUGA:  Raih Juara III Video Praktik Baik Pelayanan Publik di UPT, Kakanwil Sorta Beri Piagam Penghargaan Lapas Kalianda

Martono menambahkan bahwa penangkapan keduanya berawal dari informasi yang diberikan oleh security pasar, yang melihat aksi para pelaku usai diberitahu oleh sang pemilik toko.

“Aksi ketiganya sempat terpantau di CCTV toko, kemudian korban melaporkan ke security, barulah security menghubungi kami” jelas Kompol Martono. Ketiga pelaku ini sudah menjalankan aksinya terhitung sejak bulan April 2024, dan dilakukannya setiap seminggu sekali.

BACA JUGA:  Bantu Sambung Listrik Warga Tidak Mampu, PLN Gelar PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride

“Para pelaku ini manjat menggunakan kursi, kemudian masuk lewat atap, dengan membongkar genteng kemudian masuk ke ruang atas tempat gudang barang barang toko” Kata Martono.

Dengan menggunakan karung, kakak beradik ini kompak memasukkan barang barang curian berupa seperti susu sachet, obat nyamuk, pampres, sandal, dan sejumlah plastik ke dalam karung yang dibawanya.

“Barang curian dimasukkan ke dalam karung, jadi ada yang nunggu di atap, ada yang masuk ke dalam” Kata Kompol Martono. Dalam sekali beraksi, hasil penjualan barang mencapai 500 ribu rupiah sampai dengan 1 juta rupiah. “Uangnya selain buat makan, sama main judi online” jelas Martono.

BACA JUGA:  Maulid Nabi, Karutan Kelas I Bandarlampung Ajak Warga Binaan Teladani Rasulullah

Hasil stok opname yang dilakukan oleh korban, kerugian barang dagangan yang ditaksir senilai 37 juta rupiah. Selain kedua pelaku, Petugas berhasil menyita 1 buah kursi plastik, 1 buah karung dan 150 buat pembalut. Akibat perbuatannya tersebut, Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan pemberatan.(*)