Betiklampung.com, Lampung —
Kepala Lembaga Pemsyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Ade Kusmanto memberikan pembinaan kepribadian mental kepada warga binaan High Risk, Kamis (24/10)
Kegiatan ini dalam rangka mendengar keluhan WBP High Risk selama menjalani pidana di Lapas serta implementasi dari inovasi layanan pembinaan “Ngupi pai” menuju Lapas Narkotika bersih dari narkotika dan meraih predikat WBK pada tahun 2025.

“Kami memberikan motivasi agar dapat menjalani pidana untuk menjadi manusia yang baik menyadari kesalahan dan tidak mengulangi tindak pidana serta menjadi manusia yang aktif dan produkif dalam menyongsong masa depan,”ungkap Kalapas Ade
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas juga menggali potensi dan bakat WBP High Risk untuk mengisi masa pidana nya dengan hasil karya.
“Kita juga menggali potensi dan bakat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berisiko tinggi untuk mengisi waktu dengan menghasilkan karya, ini merupakan langkah positif yang dapat memberikan manfaat baik,”jelasnya.

Diharapkan, kegiatan ini juga dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan dan pengendalian narkotika dari dalam dan luar Lapas.
“Deteksi dini ini juga sangat penting untuk mengidentifikasi masalah sebelum berkembang lebih serius, termasuk masalah kesehatan fisik atau mental serta perilaku yang tidak diinginkan,” ungkapnya(*)

