Inovasi Kuliner Ala Lapas Cibinong, Bebek Peking Ungkep El’Cibi Jadi Hasil Keren Program Ketahanan Pangan

150 views

Cibinong — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus berinovasi dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu hasil nyata dari program tersebut adalah produk kuliner unggulan Bebek Peking Ungkep El’Cibi, yang diproduksi langsung oleh warga binaan melalui pembinaan keterampilan di bidang pengolahan pangan, Rabu (6/5/2026).

Produk ini menjadi bukti konkret keberhasilan program pembinaan kemandirian yang tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan kerja, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomis dan berdaya saing di tengah masyarakat.

Proses produksi Bebek Peking Ungkep El’Cibi dilakukan secara menyeluruh oleh warga binaan yang mengikuti program pembinaan, mulai dari pemilihan bahan baku bebek peking berkualitas, proses pembersihan, peracikan bumbu rempah pilihan, pengungkepan, hingga pengemasan secara higienis dan profesional.

BACA JUGA:  Rutan Pemalang Deklarasikan Zero Halinar Untuk Perkuat Komitmen dan Konsistensi

Menariknya, bahan baku utama berupa bebek peking yang digunakan berasal dari hasil program peternakan bebek pedaging di Lapas Cibinong. Hal ini menciptakan sistem pembinaan terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari budidaya ternak sampai pengolahan menjadi produk siap konsumsi.

Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan bahwa inovasi tersebut merupakan wujud nyata komitmen Lapas Cibinong dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, aplikatif, dan berkelanjutan.

“Bebek Peking Ungkep El’Cibi merupakan hasil nyata dari proses pembinaan kemandirian yang kami jalankan. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis kepada warga binaan, tetapi juga menanamkan semangat kerja, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan sebagai bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Wisnu.

BACA JUGA:  Lapas Narkotika Bandar Lampung Ikuti Forkom BNNP, Kalapas Ade Kusmanto Tegaskan Komitmen P4GN

Program pengembangan Bebek Peking Ungkep El’Cibi ini juga selaras dengan akselerasi pembinaan produktif di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus menjadi bagian dari implementasi 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan warga binaan melalui pembinaan berbasis keterampilan.

Salah satu warga binaan yang terlibat dalam proses produksi, berinisial K, mengungkapkan bahwa program tersebut memberikan pengalaman dan keterampilan baru yang sangat bermanfaat bagi dirinya.

“Saya belajar banyak hal, mulai dari proses pengolahan makanan, menjaga standar kebersihan, hingga cara membuat produk yang layak jual. Ini menjadi bekal berharga bagi saya setelah kembali ke masyarakat nanti,” ungkap K.

BACA JUGA:  Lapas Rajabasa Gandeng KPU Kota Bandar Lampung Gelar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara

Melalui inovasi ini, Lapas Cibinong kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan hukum, tetapi juga pada pemberdayaan warga binaan agar mampu menjadi pribadi yang produktif, mandiri, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *