Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Lapas Perempuan Pangkalpinang Lakukan Panen Raya dan Penyerahan Bansos Serentak

299 views

Betiklampung.com, Pangkalpinang –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Pangkalpinang mengikuti Panen Raya dan Penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) Serentak UPT Pemasyarakatan secara daring, Selasa (24/12). Kegiatan ini dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan pelaksanaan akselarasi program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto menyampaikan pesan bahwa panen raya ini sebagai komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia.

“Salah satunya dalam mewujudkan swasembada pangan dan upaya mensejahterakan masyarakat serta meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan melalui ketahanan pangan dan pemberian bantuan sosial,” ungkap Agus Andrianto.

BACA JUGA:  Kakanwil Ditjenpas Lampung Bersama UPT Pemasyarakatan Bandar Lampung Lakukan Bakti Sosial

Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Pangkalpinang, Meita Eriza mengatakan dalam panen kali ini Kebun Lapas Perempuan Pangkalpinang menghasilkan berbagai jenis sayuran diantaranya kangkung, pakcoy dan seledri dengan kualitas yang baik.

“Kami sangat senang melihat kualitas hasil panen ini, berbagai sayuran yang dihasilkan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan ketahanan pangan di lingkungan Lapas Perempuan Pangkalpinang,” ucap Kalapas.

Selanjutnya Kalapas berserta Pejabat Struktural melakukan penyerahan Bantuan Sosial kepada 8 keluarga Warga Binaan.

BACA JUGA:  Lapas Kelas IIB Gunung Sugih Gelar Doa Bersama untuk Bencana Alam di Sumatera

Bantuan sosial yang disalurkan berupa kebutuhan pokok berupa Beras 5 kg , Minyak Goreng 1 Liter, Gula 1 Kg, Susu kental manis 1 pcs, dan Mie Instant 10 Pcs. diharapkan dapat meringankan beban keluarga Warga Binaan, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Penyerahan bantuan sosial ini merupakan salah satu langkah Pemerintah untuk terus memberikan perhatian kepada Warga Binaan dan keluarganya, sebagai bagian dari program rehabilitasi sosial yang mencakup berbagai aspek kehidupan, termasuk kesejahteraan keluarga.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan kepada keluarga Warga Binaan, tetapi juga bagian dari upaya untuk menciptakan sinergi antara Lapas dan masyarakat sekitar,” imbuh Kalapas.