Betiklampung.com, Metro –
Suasana Aula Kegiatan Kerja Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro tampak ramai. Puluhan Warga Binaan berkumpul mengikuti pelatihan kemandirian bersertifikat berupa pembuatan sabun cuci piring, yang termasuk dalam pelatihan terkait kimia industri.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang rutin dilaksanakan untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.
Instruktur pelatihan berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Metro. Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama yang telah dijalin dan ditandatangani sebelumnya antara Lapas Kelas IIA Metro dan pihak sekolah. Dalam sesi pelatihan, peserta diajarkan mulai dari pengenalan bahan-bahan, teknik pencampuran, hingga proses pengemasan sabun cuci piring. Seluruh kegiatan diawasi langsung oleh petugas Lapas untuk memastikan pelaksanaan berjalan aman dan tertib.
Kepala Lapas Kelas IIA Metro, Tunggul Buono, menyampaikan bahwa pelatihan seperti ini sangat penting untuk mempersiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat.“Kami berkomitmen untuk memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat. Pelatihan pembuatan sabun cuci piring ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi mereka di kemudian hari. Semoga keterampilan ini bisa menjadi modal yang berguna untuk memulai kehidupan baru setelah bebas,” kata Tunggul dalam keterangannya, Selasa, (12/8/2025).
Salah satu Warga Binaan peserta pelatihan mengaku sangat senang bisa ikut kegiatan ini. “Seru banget ikut pelatihan ini. Ternyata bikin sabun cuci piring nggak sesulit yang dibayangin. Jadi kepikiran kalau nanti keluar, bisa coba usaha sendiri. Lumayan kan buat nyambung hidup,” ungkapnya dengan senyum.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Metro tidak hanya memiliki keterampilan baru, tetapi juga lebih siap menghadapi kehidupan yang lebih mandiri setelah menjalani masa pidana.

