Dukung Ekonomi Kreatif, Kemenkum Kaltim Fasilitasi Pendaftaran KI di Pameran ‘The Spirit of Borneo”

373 views

Betiklampung.com, Samarinda —

Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif di Kalimantan Timur, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kaltim turut ambil bagian dalam pameran “The Spirit of Borneo”.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Timur, Muhammad Ikmal Idrus, ​menugaskan Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Mia Kusuma Fitriana, dan Tim membuka layanan khusus untuk konsultasi dan pendaftaran KI bagi para peserta pameran. Layanan ini dibuka di Lobby Ballroom Mercure Hotel Samarinda, bertepatan dengan hari pertama acara, Kamis (30/10/2025).

BACA JUGA:  Peringati Hari Ibu Ke-96, Warga Binaan dan Petugas Rutan Pemalang Laksanakan Upacara

​Pameran yang mengusung tema “Creative, Cultural, Iconic” menjadi momentum bagi Kanwil Kemenkum Kaltim untuk memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya perlindungan hukum atas karya dan inovasi.

​Stan layanan Kemenkum Kaltim didesain menjadi ‘one-stop service’ bagi para pelaku UMKM dan seniman. Para Analis Kekayaan Intelektual yang bertugas melayani berbagai pertanyaan peserta, mulai dari cara mendaftarkan merek dagang, hingga langkah-langkah melindungi motif khas daerah melalui Hak Cipta atau Desain Industri.

​”Kehadiran kami selaras dengan tema acara ini. Sebuah produk bisa ‘Iconic’ dan ‘Cultural’, tapi tanpa perlindungan KI, nilai ekonomisnya rentan dimanfaatkan pihak lain,” jelas Tim Pelayanan KI di lokasi.

BACA JUGA:  Perkuat Sinergi, Karutan Bandar Lampung Didampingi Kepala KPR Kunjungi BNN Provinsi Lampung

​”Kami hadir untuk memastikan bahwa kreativitas para pelaku usaha Kaltim ini aman secara hukum. Kami memfasilitasi konsultasi agar mereka paham, dan jika sudah siap, bisa langsung kami bantu proses pendaftarannya,” tambah Mia.

​Konsultasi & Pendampingan Kekayaan Intelektual tersedia selama pameran berlangsung hingga 2 November 2025. Diharapkan, melalui inisiatif ini, kesadaran akan pentingnya Kekayaan Intelektual di kalangan UMKM Kalimantan Timur dapat meningkat secara signifikan.