Sebanyak 441 Warga Binaan Rutan Sukadana Jalani Skrining TBC Massal

289 views

Betiklampung.com, Sukadana —

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sukadana kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan. Pada hari ini, Sabtu (15/11).

Rutan Sukadana melaksanakan skrining Tuberkulosis (TBC) melalui pemeriksaan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis (TB) melalui Chest X-Ray (CXR) yang diikuti oleh 441 warga binaan.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Skrining ini menjadi langkah strategis dalam memastikan deteksi dini penyakit TBC di lingkungan pemasyarakatan yang memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit menular. Melalui metode Chest X-Ray pemeriksaan dilakukan secara sistematis untuk menemukan kasus aktif TBC sehingga dapat segera ditangani.

BACA JUGA:  Petugas Jaga Rutan Kelas IIB Sukadana Laksanakan Kegiatan Rutin Salam Pemasyarakatan

Pelaksaan skrininig ini juga mendapat kunjungan monitorin dan Evaluasi dari Tim Kanwil Ditjenpas Lmapung, Tim melakukan peninjauan langsung terhadap proses pelaksanaan skrining, mulai dari tahapan registrasi, pemeriksaan gejala hingga pelaksanaan Chest X-Ray bagi para warga binaan.

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 17 warga binaan direkomendasikan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan melalui Tes Cepat Molekuler (TCM) guna memastikan diagnosis secara lebih akurat.

Kepala Rutan Sukadana, Farizal Antony, menyampaikan apresiasi atas dukungan lintas kementerian dalam pelaksanaan skrining ini. Karutan menegaskan bahwa kesehatan warga binaan merupakan prioritas utama yang harus dijamin negara.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Fsilitasi Workshop Psikologi di Universitas Muhammadiyah Lampung

“Kegiatan skrining TBC ini merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam menjaga kesehatan warga binaan. Dengan kolaborasi antara Kemenimipas dan Kementerian Kesehatan, kami ingin memastikan deteksi dini dapat dilakukan secara tepat agar penanganan yang diberikan lebih cepat dan efektif,” ujar Karutan.

Karutan menambahkan bahwa pemeriksaan seperti ini sangat penting dalam mencegah penularan TBC di lingkungan rutan yang memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi.

“Kami berharap melalui pemeriksaan ACF GF dan tindak lanjut TCM, seluruh warga binaan yang membutuhkan perawatan dapat segera ditangani. Kesehatan adalah hak semua orang, termasuk warga binaan, dan kami berkomitmen penuh untuk memenuhinya,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Korem 043/Gatam Meriahkan Malam Puncak Pesta Rakyat Peringati HUT Ke-79 TNI 2024

Kegiatan yang berjalan selama dua hari ini telah berjalan tertib dan lancar, serta mendapatkan respons positif dari warga binaan. Dengan adanya upaya berkelanjutan seperti ini, Rutan Sukadana terus menunjukkan kontribusinya dalam mendukung program nasional eliminasi TBC serta memperkuat layanan kesehatan pemasyarakatan.