Perkuat Sinergi, Lapas Gunung Sugih Laksanakan Apel Siaga Nataru Antar Lintas Instansi

298 views

Gunung Sugih — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunung Sugih melaksanakan kegiatan Apel Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bertempat di Lapangan Lapas Gunung Sugih. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan sinergi antarinstansi guna menjaga keamanan dan ketertiban selama momentum perayaan Natal dan Tahun Baru, Rabu (24/12).

Apel Siaga NATARU tersebut dihadiri oleh jajaran Polres Lampung Tengah, Koramil Gunung Sugih, Polsek Gunung Sugih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah, serta Dinas Pemadam Kebakaran Lampung Tengah. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung stabilitas keamanan, khususnya di lingkungan pemasyarakatan.

BACA JUGA:  Pj. Gubernur Samsudin Terima Kunjungan Jajaran Pengurus PPNI Lampung

Setelah pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan razia blok hunian warga binaan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Dari hasil razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang terlarang yang selanjutnya dilakukan pemusnahan barang bukti sebagai bentuk penegakan aturan dan komitmen menciptakan lapas yang aman dan kondusif.

Kepala Lapas Kelas IIB Gunung Sugih dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan pengamanan menjelang NATARU. “Apel siaga ini menjadi wujud kesiapan seluruh jajaran Lapas Gunung Sugih yang didukung penuh oleh aparat penegak hukum dan instansi terkait, guna memastikan situasi lapas tetap aman, tertib, dan terkendali selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.

BACA JUGA:  Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-62, Lapas Gunung Sugih Gelar Razia Blok Hunian dan Tes Urine Pegawai dan Warga Binaan

Melalui kegiatan Apel Siaga NATARU yang dilanjutkan dengan razia dan pemusnahan barang bukti ini, Lapas Gunung Sugih menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan serta meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi terwujudnya penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel.