Cibinong — Warga Binaan beragama Nasrani di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong melaksanakan ibadah rutin yang digelar di Gereja Oikumene Terang Dunia, yang berada di dalam lingkungan lapas, Rabu, (1/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian di bidang keagamaan yang secara konsisten difasilitasi oleh Lapas Cibinong.
Ibadah pada hari ini dipimpin oleh Pendeta Sherly dari Mapan Ministry, yang hadir untuk memberikan pelayanan firman Tuhan sekaligus penguatan rohani bagi para warga binaan. Dalam khotbahnya, Pendeta Sherly mengajak seluruh jemaat untuk terus memperkuat iman, menjaga pengharapan, serta menjadikan setiap proses kehidupan sebagai sarana pembelajaran menuju perubahan yang lebih baik.
Suasana ibadah berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Para Warga Binaan mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan tertib dan antusias, mulai dari pujian, doa, hingga penyampaian firman Tuhan. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi mereka untuk mendekatkan diri kepada Tuhan di tengah masa pembinaan yang sedang dijalani.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Cibinong, Nu’man Fauzi, menjelaskan bahwa pelaksanaan ibadah rutin ini telah terjadwal secara sistematis dan melibatkan berbagai pihak eksternal.
“Secara teknis, ibadah dilaksanakan setiap hari di Gereja Oikumene Terang Dunia dengan menghadirkan pembimbing rohani dari mitra gereja yang telah bekerja sama dengan Lapas. Kegiatan ini juga disertai dengan layanan konseling, baik secara langsung maupun daring, guna memastikan pembinaan berjalan menyeluruh,” jelasnya.
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter warga binaan.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya dari aspek kedisiplinan, tetapi juga dari sisi spiritual. Melalui kegiatan ibadah seperti ini, diharapkan Warga Binaan dapat mengalami perubahan sikap dan memiliki bekal moral yang kuat saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial WS mengungkapkan bahwa kegiatan ibadah rutin ini memberikan dampak positif dalam dirinya.
“Saya merasa lebih tenang dan dikuatkan setiap mengikuti ibadah. Firman Tuhan yang disampaikan membuat saya belajar untuk memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu. Ini menjadi penguat bagi saya untuk menjalani hari-hari ke depan dengan lebih baik,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan ibadah rutin ini, Lapas Cibinong berharap Warga Binaandapat terus bertumbuh dalam iman, memperbaiki diri, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik dengan semangat baru dan nilai-nilai kehidupan yang positif.

