Nusakambangan – Dalam meningkatkan kompetensi dan pemahaman petugas pemasyarakatan terkait penanganan tindak pidana terorisme, Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan mengirimkan dua pegawainya untuk mengikuti Pelatihan Penguatan Perspektif Korban Terorisme bagi Petugas Pemasyarakatan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerja sama dengan Aliansi Indonesia Damai (AIDA) tersebut dilaksanakan pada 25–27 Agustus 2026 di Hotel Grand Senyum, Yogyakarta.
Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat pemahaman mengenai perspektif korban terorisme. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan dan pemahaman yang lebih komprehensif dalam pelaksanaan tugas serta pembinaan warga binaan.
Keikutsertaan pegawai Lapas Karanganyar dalam pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen satuan kerja dalam mendukung peningkatan profesionalisme petugas serta pelaksanaan tugas Pemasyarakatan yang semakin humanis, profesional, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan hasil kegiatan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari serta turut memberikan kontribusi positif bagi penguatan sistem Pemasyarakatan di Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan.

