Lapas Cibinong Panen Kankung 80 Kg Hasil Pembinaan Warga Binaan yang Produktif

152 views

CIBINONG – Bukan sekadar memanfaatkan lahan kosong, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menjadikannya sebagai ruang produktif untuk menanam harapan dan keterampilan bagi warga binaan. Melalui program ketahanan pangan, warga binaan berhasil memanen 80 kilogram kangkung dari lahan produktif Lapas Cibinong, Rabu (2/9/2026).

Panen tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan pertanian di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya mampu menghasilkan produk pangan, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan kemandirian warga binaan.

Sejak tahap awal, warga binaan terlibat langsung dalam seluruh proses budidaya, mulai dari persiapan lahan, penanaman bibit, penyiraman, pemupukan, hingga perawatan tanaman secara rutin. Ketekunan dan konsistensi dalam merawat tanaman akhirnya membuahkan hasil dengan panen kangkung mencapai 80 kilogram.

Kegiatan ini sekaligus memberikan pengalaman kerja nyata kepada warga binaan. Mereka belajar bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan membutuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan ketekunan.

BACA JUGA:  KAMMI Minta Publik Percaya Kerja Timsus dan Komnas HAM Dalam Mengungkap Kasus Tewasnya Brigadir “J”

Kasi Giatja Lapas Kelas IIA Cibinong, mengatakan bahwa panen kangkung merupakan salah satu bentuk konkret pelaksanaan program ketahanan pangan yang dipadukan dengan pembinaan kemandirian.

“Panen kangkung ini merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan program ketahanan pangan di Lapas Cibinong. Kami terus mendorong warga binaan untuk terlibat aktif dalam kegiatan produktif, sehingga mereka tidak hanya menjalani proses pembinaan, tetapi juga mendapatkan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah selesai menjalani masa pidana,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan lahan produktif akan terus dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih besar. Tidak hanya dari sisi hasil pertanian, tetapi juga dari sisi pembentukan karakter dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat. Harapannya, kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan hasil yang semakin optimal. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta etos kerja kepada warga binaan.

BACA JUGA:  Bapas Kelas II Kotabumi Terus Komitmen dalam Bekali Para Klien Keterampilan Industri Kreatif

Melalui kegiatan pertanian produktif, Lapas Kelas IIA Cibinong terus berupaya menciptakan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan selama warga binaan menjalani masa pidana, tetapi juga mempersiapkan mereka agar memiliki keterampilan dan mental yang lebih siap ketika kembali ke masyarakat.

Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial W mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan pertanian tersebut. Baginya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang tidak hanya berkaitan dengan cara bercocok tanam, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai penting dalam kehidupan.

“Kami merasa senang bisa mengikuti kegiatan ini karena mendapatkan pengalaman langsung dalam menanam dan merawat kangkung hingga akhirnya hari ini bisa dipanen. Semoga keterampilan yang kami dapatkan di sini nantinya bisa kami manfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Susanto.

BACA JUGA:  Lintas Agama di Lapas Kelas I Bandar Lampung Laksanakan Doa Bersama untuk Indonesia Damai

Ke depan, Lapas Kelas IIA Cibinong akan terus mengoptimalkan lahan yang tersedia melalui berbagai kegiatan produktif dan program ketahanan pangan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Cibinong dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berdaya guna, sekaligus memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan sebagai modal untuk menata masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *