Martapura — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura melaksanakan Sholat Istisqa secara serentak se-Indonesia sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran petugas dan warga binaan pemasyarakatan Lapas Martapura dengan berlangsung secara tertib, khidmat, dan penuh kekhusyukan.
Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi momentum bagi seluruh jajaran dan warga binaan untuk meningkatkan keimanan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak doa, serta memohon agar diberikan rahmat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Lapas Martapura Farizal Antony yang pada kesempatan ini diwakili oleh kasubsi Portatib Lapas Martapura, Bapak Oktomi Didihartono. Selanjutnya, Sholat Istisqa dilaksanakan dengan Ustadz Syaiful Anwar sebagai imam, kemudian dilanjutkan dengan khutbah yang disampaikan oleh Ustadz Faik Rahimi dari Kementerian Agama Kabupaten OKU Timur. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti dengan tertib oleh peserta hingga selesai.
Beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan dan rahmat Allah SWT. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi bagian penting dalam pembinaan kepribadian bagi warga binaan sekaligus mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa meningkatkan keimanan, memperbanyak doa, dan melakukan introspeksi diri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran petugas dan warga binaan Lapas Martapura dapat mengambil nilai positif serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Kegiatan Sholat Istisqa juga diharapkan menjadi wujud doa dan ikhtiar bersama agar Allah SWT menurunkan hujan yang bermanfaat, memberikan keberkahan, serta menjaga keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. tambahakan dua paragraf lagi pada narasi tersebut
Selain menjadi sarana untuk memanjatkan doa, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan antara petugas dan warga binaan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan di lingkungan Lapas Martapura. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana pembinaan yang semakin positif, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan Sholat Istisqa ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan. Seluruh peserta diharapkan dapat terus menjaga semangat beribadah dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengingat untuk senantiasa berserah diri kepada Allah SWT serta menjaga lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

