Perkuat Akurasi Data Pemilih, KPU OKU Timur Koordinasi dengan Lapas Martapura

133 views

Martapura – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura menerima kunjungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten OKU Timur dalam rangka pemutakhiran data warga binaan, Senin (2/11/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari koordinasi antara Lapas Martapura dan KPU OKU Timur guna mendukung akurasi data pemilih serta memastikan terpenuhinya hak pilih warga binaan.

Kunjungan tersebut disambut oleh jajaran Lapas Kelas IIB Martapura. Adapun perwakilan KPU OKU Timur yang hadir yaitu Yoga Hona Saputra, S.E., selaku Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, serta Didi Suryadi, S.Sos., selaku Kepala Subbagian Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin), beserta sejumlah staf.

BACA JUGA:  Lapas Muara Tebo Gelar Upacara Penuh Semangat Nasionalisme Dalam Peringati HUT ke-81 RI

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan KPU OKU Timur melaksanakan koordinasi dan pemutakhiran data warga binaan melalui pencocokan serta pendataan administrasi kependudukan yang diperlukan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh data yang akurat dan sesuai dengan kondisi terkini warga binaan yang berada di Lapas Martapura.

Pelaksanaan kegiatan juga menjadi sarana koordinasi antara kedua instansi terkait kelengkapan data warga binaan, khususnya dalam mendukung proses pendataan pemilih dan persiapan penyelenggaraan pemilihan umum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:  Perkuat Kaloborasi Antar APH, Lapas Ampana Hadiri Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80

Kepala Lapas Kelas IIB Martapura, Farizal Antony, menyambut baik kunjungan dan koordinasi yang dilaksanakan oleh KPU OKU Timur. Ia menyampaikan bahwa pihak Lapas siap mendukung proses pemutakhiran data dengan memberikan informasi dan fasilitasi yang diperlukan sesuai ketentuan, sehingga hak-hak warga binaan, khususnya hak untuk menggunakan hak pilih, dapat terpenuhi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Lapas Martapura dan KPU OKU Timur dapat terus terjalin dengan baik. Selain itu, pemutakhiran data secara berkala diharapkan mampu mewujudkan data pemilih akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan serta memastikan warga binaan tetap mendapatkan hak konstitusionalnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *