Kalapas Kelas I Semarang Hadiri Pelantikan Notaris Terbesar Sepanjang Sejarah

334 views

Betiklampung.com (SMSI), Semarang —

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Usman Madjid menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Notaris terbesar sepanjang sejarah yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Rabu (01/11).

Tercatat, ada 412 orang notaris baru yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Tejo Harwanto pada hari ini.

Jumlah tersebut belum ditambah 1 orang notaris Pengganti dan 1 Notaris Pindah Wilayah yang juga dilantik dan diambil sumpah pada waktu dan tempat yang sama.

BACA JUGA:  Kakanwil Kemenkumham Jabar Lihat Langsung Pelaksanaan Medical Checkup dan Suntik Vitamin Pegawai Kanim Cianjur

Bahkan untuk mengakomodir peserta yang ada, Kanwil Kemenkumham Jateng harus memindahkan tempat pelaksanaan yang biasanya berlangsung di aula Kantor Wilayah ke Ballroom MG Setos Hotel Semarang.

Berdasarkan data yang diperoleh, Kabupaten Klaten dan Kudus menjadi daerah dengan notaris baru terbanyak yang dilantik, yakni sejumlah 41 orang. Sementara, Kabupaten Karanganyar, merupakan daerah paling sedikit mendapatkan alokasi notaris baru, yaitu hanya 1 orang.

Para notaris baru terdistribusi ke 34 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Terpantau, hanya Kota Semarang, yang tidak mendapatkan “jatah”.

BACA JUGA:  Dukung Peningkatan Penggunaan Gas Bumi, PGN Area Lampung Optimalkan Energi Baik Untuk UMKM di Bandar Lampung

Lebih rinci, Kabupaten Banjarnegara mendapatkan 8 orang notaris baru, Banyumas 10 orang, Batang 15 orang, Blora 8 orang, Boyolali 4 orang, Brebes 21 orang, Cilacap 12 orang dan Demak 11 orang.

Lainnya, Kabupaten Grobogan diisi 17 notaris baru, Jepara 11 orang , Karanganyar 1 orang, Kebumen 5 orang, Kendal 23 orang, Klaten dan Kudus 41 orang, Magelang 5 orang, Pati 9 orang.

Kemudian Pekalongan 5 orang, Pemalang 25 orang, Purbalingga 6 orang, Purworejo 9 orang, Rembang 4 orang, Semarang 3 orang, Sragen 7 orang, Sukoharjo 3 orang, Tegal 6 orang, Temanggung 12 orang, Wonogiri 17 orang, dan Wonosobo 6 orang.