Berlangsung Lancar, Skrining TBC Hari Ketiga Telah Mencapal Target Pemeriksaan WBP Rutan Sukadana

302 views

Betiklampung.com (SMSI), Sukadana —

Berlangsung lancar, Kasubsi Pelayanan Tahanan pastikan pelaksanaan kegiatan Active Case Finding (ACF) Penyakit Tuberkulosis (TBC) melalui skrining gejala dan intervensi rontgen dada hari ketiga telah mencapai target pemeriksaan bagi seluruh warga binaan Rutan Sukadana, Jum’at (01/12/2023).

Memasuki hari ketiga, pemeriksaan skrining TBC bagi Warga Binaan telah selesai dilaksanakan. Sebanyak 81 WBP dilakukan pemeriksaan pada hari terakhir ini.
Citra, selaku perawat poliklinik Rutan Sukadana menjelaskan hasil pemeriksaan skrining dan Rontgen dada terhadap 81 WBP hari ini terdapat 5 WBP yang menunjukan adanya gejala sehingga dilakukan pengambilan sampel dahak untuk dilakukan pemeriksaan TCM.

BACA JUGA:  Maksimalkan Pembinaan, WBP Rutan Kelas IIB Sukadana Aktif Ikuti Pembinaan Keagamaan dari Kemenag Lampung Timur

Sementara itu, Kasubsi Yantah, Romzi B menjelaskan bahwa pemeriksaan skrining TBC seluruh WBP Rutan Sukadana mencapai target. “Alhamdullilah pelaksanaan kegiatan selama tiga hari ini berjalan lancar dan kondusif, serta mencapai target. Sebanyak 485 WBP telah dilakukan skrining”, jelasnya.

Romzi juga menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 485 WBP, didapati sebanyak 19 WBP menunjukan gejala TBC yang selanjutnya dilakukan pengambilan sampel dahak untuk dilakukan pemeriksaan TCM. “Warga Binaan yang teriindikasi gejala TBC telah dilakukan pemeriksaan dengan TCM dan telah diberi obat, selanjutnya kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi melalui perawat Poliklinik Rutan Sukadana”, terangnya.

BACA JUGA:  Jaga Kondisi Tubuh Tetap Prima, Warga Binaan Rutan Sukadana Ikuti Senam Sehat

Sementara itu, Karutan Sukadana Abdul Aziz mengungkapkan terima kasih atas kerja sama dan sinergitas dari Tim vendor X-Ray Tirta Medical Center (TMC), Dinas Kesehatan Lampung Timur, Puskesmas Sukadana dan seluruh Pegawai Rutan Sukadana yang terlibat.

“Terima kasih atas kerjasama yang kita bangun bersama. Semoga dengan sinergitas ini kita dapat mewujudkan tujuan Dirjen Pemasyarakatan untuk mengoptimalkan penemuan kasus TBC secara aktif dan masif dalam menekan penyebaran kasus penyebaran penyakit TBC khusunya di Lapas maupun Rutan,” pungkasnya.