Betiklampung.com, Bandarlampung —
Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Sebagai bentuk nyata upaya tersebut, Lapas Narkotika Bandar Lampung melakukan tindak lanjut kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada Senin (13/10).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi,serta dihadiri oleh jajaran pejabat struktural dan Kepala Cabang BRI Bandar Lampung.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas langkah konkret dalam pelaksanaan program pembinaan kemandirian, khususnya terkait pengembangan keterampilan kewirausahaan, akses layanan keuangan, serta strategi pemasaran hasil karya warga binaan. Melalui kerja sama ini, diharapkan produk-produk hasil karya WBP dapat memiliki nilai tambah dan daya saing di masyarakat.
Kalapas Jumadi menyampaikan bahwa kerja sama dengan BRI merupakan bagian dari sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan dunia usaha yang bertujuan untuk mempersiapkan WBP agar lebih mandiri setelah bebas nanti.

“Kami berkomitmen menciptakan pembinaan yang tidak hanya fokus pada perubahan perilaku, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan. Dukungan dari BRI menjadi motivasi besar bagi kami dalam menjalankan program ini,” ujar Kalapas.

