Cibinong – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong menggelar ibadah gereja dalam rangka menutup Tahun 2025 bersama Warga Binaan Nasrani, bertempat di Gereja Oikumene Terang Dunia Lapas Cibinong, Rabu (31/12/2025).
Ibadah penutup tahun ini berlangsung dengan penuh khidmat dan sederhana. Yang istimewa, seluruh rangkaian ibadah dipimpin langsung oleh Warga Binaan Kristiani, mulai dari pelayanan pujian, doa, hingga khotbah, sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan pembinaan kerohanian di dalam lapas.
Melalui tema refleksi akhir tahun, ibadah ini mengajak seluruh jemaat untuk melakukan perenungan diri, mensyukuri penyertaan Tuhan sepanjang tahun 2025, serta memperkuat iman dan harapan untuk memasuki tahun yang baru dengan sikap yang lebih baik dan bertanggung jawab.
Salah satu Warga Binaan (F) yang bertugas sebagai pendeta dalam ibadah tersebut menyampaikan bahwa kesempatan melayani menjadi pengalaman rohani yang sangat bermakna.
“Melalui ibadah ini kami belajar untuk bersyukur, mengampuni diri sendiri, dan menyerahkan masa depan kami sepenuhnya kepada Tuhan. Tahun 2025 menjadi proses pembelajaran iman bagi kami, dan kami berharap di tahun yang baru dapat menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Kalapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ibadah ini merupakan wujud nyata pemenuhan hak beribadah Warga Binaan sekaligus bagian dari pembinaan mental dan spiritual.
“Ibadah penutup tahun ini menjadi momentum evaluasi diri dan penguatan rohani bagi Warga Binaan, agar nilai-nilai keimanan dapat terus tumbuh dan menjadi bekal perubahan positif ke depan,” ujarnya.
Kegiatan ibadah berlangsung tertib dan aman dengan pengawasan petugas, serta diikuti oleh Warga Binaan Nasrani dengan penuh antusias. Ibadah ditutup dengan doa bersama untuk harapan, pemulihan, dan kehidupan yang lebih baik di tahun 2026. Melalui pembinaan kerohanian yang berkelanjutan, Lapas Cibinong berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang humanis serta mendukung proses pembinaan Warga Binaan secara utuh.

