Kolaborasi PGN dan BUMD, Lampung Selatan Perkuat Ketahanan Energi Daerah

188 views

Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat langkah menuju kemandirian energi daerah melalui kolaborasi strategis dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Sinergi ini difokuskan pada pengembangan infrastruktur energi berbasis gas bersama BUMD, Perseroda Lampung Selatan Maju.

Upaya tersebut ditandai dengan audiensi antara Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dan Direktur Komersial PGN, Aldiandsyah Idham, di Kantor PGN Area Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Egi menegaskan pentingnya kolaborasi antara PGN dan Perseroda Lampung Selatan Maju sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan energi daerah sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

BACA JUGA:  Hadiri Upacara Melasti di Balinuraga, Bupati Egi: Kita Jaga Harmonisasi Umat Beragama di Lampung Selatan

“Hari ini kami mendorong kolaborasi strategis bersama PGN untuk mempercepat pengembangan energi di Lampung Selatan. Ini menjadi langkah awal membuka pasar gas baru di jantung koridor Sumatra melalui pembangunan Mother Station CNG,” ujar Egi.

Ia menjelaskan, Lampung memiliki posisi strategis dalam jaringan distribusi energi nasional. PGN sendiri telah memiliki sejumlah infrastruktur penting di wilayah tersebut, seperti fasilitas Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Lampung serta jaringan pipa distribusi yang melintasi koridor utama Sumatra.

Potensi tersebut, lanjut Egi, perlu dioptimalkan agar memberikan nilai tambah bagi daerah dan mendukung ketersediaan energi yang berkelanjutan.

BACA JUGA:  SPMB SD-SMP di Lampung Selatan Berjalan Transparan dan Real-Time, Disdik Imbau Masyarakat Waspadai Calo dan Jasa Titipan

Melalui kemitraan ini, skema kerja sama dirancang saling menguntungkan. PGN akan berperan sebagai pemasok utama gas, sementara pembangunan dan pengelolaan infrastruktur pendukung dapat melibatkan Perseroda Lampung Selatan Maju sebagai BUMD daerah.

“Ini bukan hanya soal energi, tetapi juga langkah nyata menuju kemandirian daerah sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat,” tambahnya.

Pengembangan Mother Station Compressed Natural Gas (CNG) tersebut diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan energi berbagai sektor, mulai dari industri, agribisnis, hingga sektor komersial, transportasi, dan UMKM yang membutuhkan energi lebih efisien dan ramah lingkungan.

BACA JUGA:  Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Genjot Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Melalui kolaborasi ini, Pemkab Lampung Selatan berharap pemanfaatan energi gas dapat semakin optimal serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (*)