Bupati Lampung Timur Ajak Warga Binaan Hijrah dan Introspeksi Diri pada Penutupan Pesantren Muharam 1448 H di Rutan Sukadana

164 views

Sukadana — Suasana haru dan penuh kekhidmatan terasa saat kebersamaan antara jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta warga binaan terjalin dalam satu momentum yang sarat makna. Rutan Kelas IIB Sukadana berkolaborasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur secara resmi menutup kegiatan Pesantren Muharram 1448 H yang juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dan warga binaan, Selasa (23/06/2026).

Momentum istimewa ini dihadiri langsung Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Kepala Kementerian Agama Lampung Timur Marwansyah, perwakilan Baznas Lampung Timur, jajaran Rutan Kelas IIB Sukadana, penyuluh agama Islam se- Lampung Timur, serta para warga binaan Rutan Sukadana

Adapun pelaksanaan kegiatan Pesantren Muharram telah dilaksanakan selama tiga hari. Selama kegiatan berlangsung, para warga binaan mendapatkan pembinaan keagamaan secara intensif yang dibimbing langsung oleh para Penyuluh Agama Islam dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur sebagai upaya memperkuat keimanan, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik.

BACA JUGA:  Lapas Kelas I Bandar Lampung Menjelma Jadi Pusat Pembekalan dan Pembinaan Kepribadian Warga Binaan

Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur atas pelaksanaan Pesantren Muharam yang telah memberikan manfaat positif bagi pembinaan kepribadian warga binaan. Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas pemasyarakatan, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, khususnya dalam pembinaan mental dan spiritual.

“Pemahaman agama, terutama tentang salat sebagai tiang agama, menjadi bekal penting bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan,” ujar Jawad.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para penyuluh agama Islam yang secara konsisten terus memberikan pembinaan keagamaan kepada warga binaan serta mendukung pelaksanaan program Pesantren Muharam di Rutan Sukadana.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, menegaskan bahwa pesantren menjadi sarana efektif untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membangun mental dan karakter warga binaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.

BACA JUGA:  Kasi Yantah Ari Julio Buka Kegiatan Operasi Berantas Buta Al-Qur’an Sebagai Komitmen Pembinaan Kepribadian Bagi Warga Binaan

Pada kesempatan ini, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, juga mengajak seluruh warga binaan menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah dan introspeksi diri. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.

“Jadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran berharga. Jangan ulangi kesalahan yang sama. Gunakan masa pembinaan ini untuk memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik,” pesan Bupati Ela.

Sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan moral, kegiatan ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dan warga binaan. Momentum Pesantren Muharam 1448 Hijriah ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Kementerian Agama, Baznas, dan Rutan Kelas IIB Sukadana dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, religius, serta mendorong semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

BACA JUGA:  Lapas Muara Enim Gelar Latihan Tenis Bersama Guna Perkuat Soliditas Antar Pegawai

Pesantren Muharam 1448 Hijriah ini menjadi momentum menanamkan harapan dan semangat perubahan bagi warga binaan. Dengan bekal ilmu agama, pembinaan yang berkelanjutan, serta dukungan berbagai pihak, diharapkan setiap warga binaan mampu menjadikan masa pembinaan sebagai titik awal hijrah menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih bermakna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *