Sukadana — Dalam memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta memastikan pelaksanaan program pembinaan berjalan secara optimal, Rutan Kelas IIB Sukadana melaksanakan kegiatan inspeksi harian pada Senin (13/07).
Kegiatan dipimpin oleh Kasubsi Pengelolaan, Radityo Yonda, bersama jajaran dengan melakukan monitoring pada blok hunian, sarana pembinaan kemandirian, instalasi kelistrikan, serta layanan Wartelsuspas guna memastikan seluruh kegiatan dan fasilitas berjalan dengan aman, tertib, dan optimal.
Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi 10 Perintah Harian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, khususnya dalam memperkuat fungsi pengawasan, mengoptimalkan pelaksanaan pembinaan, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Sukadana melalui deteksi dini yang dilakukan secara berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan salam pemasyarakatan, dimana Petugas menyapa warga binaan secara langsung sebagai bentuk pendekatan yang persuasif dan humanis. Dalam kesempatan tersebut, petugas dan warga binaan melakukan komunikasi dua arah, arahan maupun konsultasi yang berlangsung nampak interaktif dan dimanfaatkan warga binaan dengan antusias.
Selanjutnya, jajaran melaksanakan monitoring pada program pembinaan kemandirian bidang pertanian, sarana pembinaan barbershop dan laundry, kontrol instalasi kelistrikan, serta layanan Wartelsuspas. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas pembinaan dan layanan tetap berfungsi dengan baik sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan secara optimal.
Selain memantau kondisi sarana dan prasarana, Inspeksi juga menjadi langkah deteksi dini untuk mengidentifikasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Melalui pengawasan yang dilakukan secara rutin, setiap potensi kerawanan dapat segera diantisipasi sehingga stabilitas keamanan di lingkungan Rutan tetap terjaga.
Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, menegaskan bahwa keamanan dan pembinaan merupakan dua aspek yang saling berkaitan dan harus berjalan seimbang.
“Inspekasi bukan sekadar kegiatan pengawasan, tetapi juga sarana membangun komunikasi yang baik dengan warga binaan. Dengan keamanan yang terjaga dan pembinaan yang berjalan optimal, kami berharap proses pembinaan dapat memberikan dampak positif bagi perubahan perilaku warga binaan,” tutur Karutan Jawad.
Melalui pelaksanaan Inspeksi yang berkelanjutan, Rutan Kelas IIB Sukadana menegaskan komitmennya untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib serta kondusif, sekaligus hadirkan pembinaan yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada pembentukan warga binaan yang lebih mandiri, bertanggung jawab, serta siap kembali berperan positif di tengah masyarakat.

