Sujarwo Meminta Dokter Yang Menandatangani Hasil Visum Et Repertum Diperiksa Dalam Persidangan

# Dilihat: 138 pengunjung
  • Bagikan

Betiklampung.com, Bandarlampung –

Ketiga terdakwa Awang Helmi (44), Novan Putra Abdillah (32) dan Didit Maulana (31) melalui tim Penasehat Hukum, Bey Sujarwo memohon kepada majelis Hakim agar memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eka Aftarini dapat menghadirkan dokter yang menandatangani hasil Visum Et Repertum terkait bukti surat visum, yang mencantumkan nama lain selain identitas saksi korban Rendi.

Pasalnya, dalam sidang lanjutan penganiayaan tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Kedaton tersebut. Bey Sujarwo menanyakan soal apakah saksi korban Rendi, mengetahui dua nama yakni Esi Monika Angelia dan Septisia. Mendengar pertanyaan itu, Rendi mengaku sama sekali tidak mengenal dan tidak mengetahui kedua nama yang disebutkan tersebut. Hal tersebut terungkap dalam sidang yang digelar di PN Tanjungkarang, Selasa (26/10)

Dalam sidang dengan agenda keterangan saksi-saksi tersebut. Sujarwo pun menunjukkan bukti dokumen kepada Majelis Hakim, bahwa nama yang dia sebutkan tadi merupakan pelapor dalam peristiwa tersebut ke Polsek Kedaton, atas nama Esi Monika Anjelia. Sedangkan untuk Septicia ini nama yang tercantum dalam surat visum dalam perkara tersebut. “Oleh sebab itu, kami memohon kepada majelis hakim agar keduanya nama tersebut dapat dihadirkan. Termasuk dokter yang menangani visum korban ini,” kata Jarwo.

Menurut Sujarwo adanya pembuatan laporan bukan dari korban Rendy. “Ini siapa yang buat laporan (Monica) , ini siapa, sekarang saya minta ia di panggil di pengadilan ini , untuk benar atau tidak yang di visum itu saudara Rendy,” kata Sujarwo saat di wawancara media. Untuk itu, dirinya pun meminta dokter yang melakukan pemeriksaan visum tersebut untuk dapat hadir dan memberikan keterangan dalam persidangan mendatang untuk membuktikan benar atau tidak yang di visum itu saudara Rendy atau siapa, jadi dokter ini harus dapat bertanggung jawab,” tuturnya. (Red)

BACA JUGA:  Luncurkan XL SATU - Layanan Konvergensi Pertama di Indonesia
  • Bagikan