Lapas Kelas IIA Metro Jajakan Produk Unggulan Pada Pameran Hasil Karya Warga Binaan 2024

324 views

Betiklampung.com, Lampung —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro mengikuti kegiatan Pameran Produk Unggulan Hasil Karya Warga Binaan Tahun 2024 di Griya Abhipraya Berkilau, Way Hui Lampung Selatan. Rabu, (25/9/24)

Lapas Metro dalam kesempatan tersebut menjajakan beberapa produk unggulan hasil karya Warga Binaan Lapas Metro, yakni Kopi Bubuk Premium PAS Coffee, yang mana telah tersedia di berbagai ritel di Kota Metro dan Lampung Tengah yakni Putra Baru Swalayan Metro dan Punggur, Chandra Super Store Metro, RA Point Metro, Jaya Bakery Metro, Metro Snack Tunas, Delfan Donut & Bakery dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Metro.

BACA JUGA:  Humanis dan Preventif, Petugas Rutan Sukadana Jemput Aspirasi Warga Binaan Lewat Salam Pemasyarakatan

Kemudian Lapas Metro juga memamerkan produk unggulan lain, seperti Jahe Instan, Parfum Kopi, Furniture dan Tapis yang berbentuk Kopiah, Dompet, Tas, Selempang dan Hiasan.

Kepala Lapas, Gumilar Budirahayu yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, bahwa produk unggulan hasil karya Warga Binaan yang dipamerkan oleh Jajarannya bertujuan untuk merambah ke pangsa pasar yang lebih luas lagi. Targetnya bahwa produk dapat diketahui dan diminati oleh masyarakat, sehingga dapat memberikan sumbangsih kepada Negara berupa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

BACA JUGA:  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Mahasiswa UNSRI Wujudkan UMKM Sutra Go Digital di Kampung Sugihwaras

Gumilar melanjutkan bahwa pameran akan dilaksanakan sejak tanggal 25 hingga 26 September 2024. Untuk itu ia berharap Masyarakat dapat melihat produk hasil karya Warga Binaan tersebut.

“Perhatian dari Masyarakat akan produk hasil karya Warga Binaan tentu akan menghadirkan hal yang positif bagi Warga Binaan itu sendiri. Dimana mereka merasa bahwa karya mereka dapat dihargai, yang pada akhirnya sistem Pemasyarakatan dapat berjalan maksimal, karena mereka terus memproduksi karya. Dengan itu, mereka tidak lagi berkeinginan untuk kembali mengulangi tindak pidana,” kata Gumilar dalam keterangannya.