Kakanwil Jalu Yuswa Panjang Gelar Audiensi dan Silaturahmi Dengan BNNP Lampung

296 views

Betiklampung.com, Lampung —

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung, Jalu Yuswa Panjang, mengadakan audiensi dan silaturahmi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung yang bertujuan untuk mempererat kerja sama dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba, khususnya yang melibatkan narapidana di lembaga pemasyarakatan pada Senin (03/02/2025)

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai langkah strategis yang dapat diambil untuk mengatasi masalah peredaran narkoba di dalam lapas dan rumah tahanan (rutan). Diskusi juga mencakup upaya peningkatan kolaborasi antara Ditjenpas Lampung dan BNNP Lampung dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan warga binaan.

BACA JUGA:  Terkait Mobil Dinas Yang Terparkir di Cafe, Ini Penjelasan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotabumi

Audiensi tersebut dihadiri oleh Kakanwil Ditjenpas Lampung, Jalu Yuswa Panjang, bersama beberapa pejabat dari Ditjenpas, serta Kepala BNNP Bandar Lampung, Brigjen Pol Norman Widjajadi, S.I.K, beserta staf. Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, kedua instansi ini saling bertukar informasi terkait program rehabilitasi serta langkah-langkah efektif dalam mengurangi dampak negatif narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

BACA JUGA:  Danrem 043/Gatam Sambut Kunker Kasad di Bandara Gatot Subroto Way Tuba Lampung

Pertemuan ini sangat penting sebagai upaya membangun sinergi antara Ditjenpas dan BNNP dalam menghadapi permasalahan narkoba, yang tidak hanya berfokus pada penanggulangan peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan, tetapi juga pada program rehabilitasi bagi para narapidana yang terlibat dalam kasus narkoba.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk merancang program-program lebih terintegrasi, termasuk pelatihan bagi petugas pemasyarakatan terkait pencegahan narkoba serta peningkatan fasilitas rehabilitasi bagi narapidana. Selain itu, koordinasi dan evaluasi program akan dilakukan secara rutin guna memastikan keberhasilan bersama dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba.