Akhiri Status Lajang, Warga Binaan Langsungkan Pernikahan di Lapas Kelas I Semarang

384 views

Betiklampung.com (SMSI), Semarang —

Senyum bahagia dan lega menyelimuti suasana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas | Semarang saat warga binaan kasus narkoba inisial MIF, disahkan menikah dengan perempuan idamannya. MIF diizinkan Kepala Lapas (Kalapas) Kelas | Semarang, Usman Madjid untuk menggelar prosesi ijab kabul di Aula Kunjungan, Kamis (22/02).

MIF merupakan warga Tangerang dan isterinya yang merupakan warga Semarang, akhirnya berhasil mengucap kalimat sakral ijab gobul tersebut. Seperti “Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba”, Ia bersyukur mendapatkan sesuatu yang lebih daripada apa yang diharapkan/ dicita-citakan. Dengan mengenakan setelan jas dan peci hitam, MIF mengucapkan ikrar setianya di hadapan penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngaliyan.

BACA JUGA:  Penuh Khidmat dan Kekeluargaan, Lapas Gunung Sugih Gelar Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-61

Kalapas Kelas I Semarang, Usman Madjid mengatakan pernikahan merupakan salah satu hak dari warga binaan dan merupakan salah satu penyempurna dari separuh agama. Usman menegaskan bahwa izin pernikahan akan diberikan apabila syarat administrasi wargabinaan yang hendak menikah lengkap.

“Kelengkapan menikah di Lapas harus disertakan surat permohonan dan jaminan keluarga, serta surat keterangan hendak menikah dari kantor kelurahan dan KUA setempat. Kami akan tetap berikan hak-hak mereka untuk meneruskan kehidupan di masa mendatang,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Rutan Kotabumi Gandeng Puskesmas Kotabumi II Jalin PKS Yang Disaksikan Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Sosial

Pernikahan ini disaksikan dua orang, orang tua dan saudara-saudari dari kedua mempelai yang berjumlah 12 Orang. Dengan mahar berupa emas 13 gram dan uang tunai senilai Rp500.000.

“Saya sangat bersyukur dan bahagia bisa berkesempatan untuk melangsungkan pernikahan di Lapas. Terima kasih Bapak Kalapas yang telah memberikan izin kepada kami untuk menghalalkan hubungan saya dengan kekasih,” kata MIF.