Wujudkan Pemasyarakatan Sehat, Lapas Gunung Sugih Berikan Pelayanan Prima

349 views

Betiklampung.com, Gunung Sugih –

Setelah meraih akreditasi penilaian yang paripurna dari Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI) bulan Mei lalu, Klinik Pratama Rawat Jalan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunung Sugih terus fokus memberikan pelayanan dan penyuluhan kesehatan pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Gunung Sugih, Senin (30/09).

“Penyuluhan dan edukasi langkah-langkah preventif serta penyampaian informasi kesehatan kepada seluruh WBP Lapas Gunung Sugih secara rutin dilakukan. Petugas medis tidak bosan-bosannya menghimbau WBP agar selalu disiplin dalam menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan diri dan kamar hunian, berolahraga secara teratur dan makan obat secara rutin agar cepat sembuh,” terang Kalapas Gunung Sugih, Mohamad Fadil.

BACA JUGA:  Kepala Lapas Kelas IIB Brebes Bersama BNNK Tegal Komitmen Perkuat Sinergi P4GN dan Lapas Bersinar Menuju WBBM 2026

“Kontrol kesehatan kami berikan kepada seluruh WBP demi memastikan kesehatan mereka terjaga, apabila WBP yang sakit tidak bisa mendatangi kami di Klinik Lapas, maka kami yang akan langsung turun ke blok hunian untuk melakukan pengecekan kesehatan tersebut,” ucap salah satu Dokter pada Klinik Pratama Lapas Gunung Sugih.

“Selain itu penyemprotan disinfektan pada Blok Hunian WBP secara berkala dilakukan. Ini dilaksanakan dalam rangka menghambat dan membunuh mikroorganisme berbahaya, seperti bakteri dan virus, pada permukaan benda mati di area ruangan, lantai, dan lain-lain yang berada di Blok Hunian,” terang Mohamad Fadil.

BACA JUGA:  Telkomsel Umumkan Pemenang Duta Internet BAIK Heroes Series 7

“Kami terus berupaya memenuhi hak WBP khususnya di bidang kesehatan melalui penyediaan Klinik Pratama dan telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan serta tenaga medis yang terdiri dari satu orang dokter dan dua orang perawat.

Selain itu, kami juga memiliki 15 orang WBP yang telah ditunjuk sebagai kader kesehatan yang sebelumnya telah diberi pelatihan-pelatihan kesehatan, sehingga bisa menjadi perpanjangan tangan tenaga medis untuk memaksimalkan layanan dan kebutuhan kesehatan seluruh WBP di Lapas Gunung Sugih,” kata Kalapas Gunung Sugih.