Kendal – Masa lalu bukan alasan untuk berhenti berharap. Pesan inilah yang disampaikan Ustadz Sobirin dari Kementerian Agama Kabupaten Kendal dalam tausiyah keagamaan bagi Warga Binaan Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, Kamis (15/10).
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil rutin malam Jumat yang dipimpin Ustadz Sobirin, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang mengangkat kisah Nabi Adam AS dan Hawa saat mendapat godaan iblis.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Sobirin mengingatkan bahwa kesalahan merupakan bagian dari sifat manusiawi. Namun, terus bertahan dalam kesalahan tanpa berusaha memperbaiki diri merupakan sikap yang harus dihindari.
“Jangan biarkan masa lalu membuat kita putus asa dari rahmat Allah SWT. Setiap manusia memiliki kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki diri,” tegas Sobirin.
Melalui kegiatan rutin ini, Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal terus memperkuat pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan, sebagai bekal bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan kembali ke tengah masyarakat dengan harapan baru.

