Momentum Bangkitkan Semangat Juang, Rutan Kelas IIB Sukadana Laksanakan Upacara Bendera Peringati Hari Pahlawan

347 views

Betiklampung.com (SMSI), Sukadana —

Momentum bangkitkan semangat juang dan pengorbanan, Rutan Kelas IIB Sukadana melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Pahlawan Tahun 2023 dengan penuh khidmat, Jumat (10/11/2023)

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Abdul Aziz membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini. Sementara bertindak sebagai Perwira Upacara ialah Kasubsi Pelayanan Tahanan, Romzi B dan Komandan Upacara ialah Kepala KPR, Abi Aufa Al Qohhar.

Upacara yang mengusung tema “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan” ini diikuti oleh seluruh Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Sukadana.

BACA JUGA:  KPw BI Provinsi Lampung Gelar QRIS 3x3 Siger Slam 2025, Dorong Digitalisasi Pembayaran Melalui Semangat Olahraga

Karutan, Abdul Aziz melalui sambutan Menteri Sosial menyampaikan bahwa tema ini diangkat melalui renungan yang mendalam untuk menjawab ancaman penjajahan modern yang kian nyata.

“Mengingat kita merupakan pasar yang besar dan dikaruniai begitu banyak sumber daya alam yang luar biasa seperti tanah yang subur, hasil laut yang melimpah, kandungan bumi yang menyimpan beragam mineral. Inilah tantangan yang sesungguhnya bagi generasi penerus untuk mengelola kekayaan alam dan juga potensi penduduk Indonesia bagi kejayaan Bangsa dan Negara,” Ungkap Karutan.

BACA JUGA:  Danrem 043/Gatam Tutup Diksar Kedisiplinan dan Kepemimpinan Siswa SMA Kebangsaan Angkatan 12

“Tidak mudah memang, tapi pasti bisa. Karena Pahlawan Bangsa telah mengajarkan kita nilai-nilai perjuangan. Nilai yang jika kita ikuti niscaya membawa jejak kemenangan,” sambungnya. Di akhir sambutannya Karutan mengajak seluruh peserta upacara untuk menghargai dan bersyukur serta mencontoh semangat perjuangan para pahlawan.

“Semangat yang berasal dari nilai perjuangan Pahlawan Bangsa di tahun 1945. Semangat yang membawa kita menolak kalah dan menyerah pada keadaan. Menyatukan kita dalam upaya mewujudkan kehidupan kebangsaan yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur”, tutupnya.