Betiklampung.com, Metro —
Menjelang bulan suci Ramadhan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro, Tunggul Buono mengumpulkan seluruh Warga Binaan di Lapangan Utama Lapas guna menyampaikan arahan penting terkait perubahan pola kehidupan di dalam Lapas selama bulan puasa. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, (24/2/2025).
Dalam arahannya, Kalapas menegaskan adanya perubahan dalam jadwal distribusi makanan bagi Warga Binaan yang menjalankan ibadah puasa. Selama Ramadhan, makanan hanya akan didistribusikan dua kali, yakni saat sahur dan berbuka puasa. Sementara bagi Warga Binaan yang non-Muslim, distribusi makanan tetap dilakukan tiga kali sehari seperti biasa, yaitu pagi, siang, dan sore.
“Di antara waktu sahur dan berbuka itu kosong, jadi jangan sampai ada yang mencari-cari makanan di luar ketentuan. Kami juga berupaya mengakomodir pelaksanaan ibadah Tarawih agar dapat berjalan dengan lancar dan terjadwal. Selain itu, layanan kunjungan juga akan mengalami perubahan waktu menjadi siang hari, dengan ketentuan lebih lanjut yang akan segera diumumkan, jelas Tunggul.
Selain membahas perubahan pola distribusi makanan dan ibadah, Kalapas juga mengajak seluruh Warga Binaan untuk menjaga kebersihan lingkungan, baik di dalam kamar hunian maupun di area umum lainnya. Kebersihan ini menjadi tanggung jawab bersama agar suasana Ramadhan tetap kondusif dan nyaman bagi seluruh penghuni Lapas.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas juga mengingatkan kembali tentang 13 program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Program tersebut menekankan pemberantasan peredaran narkoba, penggunaan handphone, serta tindak penipuan yang dapat terjadi di dalam Lapas.
Kalapas menegaskan bahwa ia tidak ingin ada satu pun Warga Binaan yang terlibat dalam pelanggaran tersebut. la juga menyampaikan bahwa Wartelsuspas (Warung Telekomunikasi Khusus Lapas) akan segera diberlakukan dengan lebih baik untuk mendukung komunikasi yang legal dan transparan.
Saya mewakili seluruh pegawai Lapas Metro ingin mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Semoga bulan Ramadhan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Achmad Walid, turut memberikan imbauan kepada Warga Binaan untuk menjaga barang-barang inventaris yang telah diberikan, seperti wadah makan, matras, dan pakaian seragam Lapas. Ia juga mengingatkan agar Warga Binaan tidak membuang puntung rokok sembarangan atau meludah di area yang tidak semestinya demi menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama.
“Jika ada keluhan atau hal yang perlu disampaikan, jangan ragu untuk melaporkannya kepada kami atau langsung ke Kalapas,” ujar Walid.
Menutup sesi sosialisasi, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Ade Hari Setiawan, juga menambahkan bahwa pelaksanaan shalat Tarawih akan dilakukan secara bergilir sesuai blok hunian, guna memastikan semua Warga Binaan mendapatkan kesempatan beribadah dengan baik. la juga mengingatkan agar seluruh penghuni Lapas dapat saling menghormati, terutama dalam hal menjaga sikap terhadap mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan suasana Ramadhan di Lapas Metro tetap berjalan dengan penuh kekhusyukan dan kedamaian, serta meningkatkan kebersamaan dan disiplin di antara Warga Binaan.

