Program Ketahanan Pangan Lapas Cibinong Jadi Magnet Studi Tiru Kwartir Nasional Gerakan Pramuka

183 views

Cibinong — Program ketahanan pangan yang dikembangkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong kembali mendapat perhatian dari berbagai pihak. Kali ini, Tim Kampung Pertanian Terpadu Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melaksanakan kunjungan studi tiru ke Lapas Cibinong untuk mempelajari berbagai program pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan yang telah berjalan sekaligus menjajaki peluang kolaborasi di masa mendatang, Senin (13/7/2026).

Rombongan yang dipimpin oleh Koordinator Kampung Pertanian Terpadu, Septy Diana, bersama jajaran koordinator bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan urban farming disambut oleh jajaran Lapas Cibinong di Ruang Sekretariat WBK/WBBM. Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai implementasi program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan, termasuk pengembangan sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta kegiatan Kepramukaan yang dilaksanakan di lingkungan Lapas.

Usai pemaparan, rombongan diajak meninjau secara langsung berbagai sarana pembinaan, mulai dari Kebun Inovasi hingga Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Giatja. Pada kesempatan tersebut, para peserta melihat secara langsung proses pembinaan yang melibatkan Warga Binaan dalam pengelolaan pertanian, peternakan, dan perikanan yang menghasilkan produk-produk bernilai ekonomis sekaligus menjadi bekal keterampilan setelah kembali ke tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Unila Gelar Pelatihan serta Sertifikasi K-3 BNSP Untuk Laboran dan Teknisi

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Binadik) Lapas Kelas IIA Cibinong, menyampaikan bahwa kunjungan studi tiru ini menjadi momentum untuk memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi pembinaan yang telah dikembangkan di Lapas Cibinong.

“Kunjungan ini menjadi ruang untuk saling belajar, bertukar pengalaman, sekaligus membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Kami berharap sinergi dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dapat memperkuat program pembinaan kemandirian sehingga semakin memberikan manfaat bagi Warga Binaan dan masyarakat,” ujar Kasi Binadik.

BACA JUGA:  Kepala Lapas Kelas I Makassar Dampingi Kakanwil Ditjenpas Sulsel Audiensi dengan Ombudsman RI

Koordinator Kampung Pertanian Terpadu Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Septy Diana, mengapresiasi berbagai program pembinaan yang dijalankan Lapas Cibinong. Menurutnya, pengelolaan ketahanan pangan yang dipadukan dengan pembinaan keterampilan menjadi contoh praktik baik yang layak untuk dipelajari dan dikembangkan bersama.

“Kami melihat program yang dilaksanakan di Lapas Cibinong sangat terstruktur dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan keterampilan Warga Binaan. Besar harapan kami kolaborasi antara Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Lapas Cibinong dapat terus terjalin, khususnya dalam pengembangan pertanian, peternakan, perikanan, urban farming, serta pembinaan Kepramukaan,” ungkapnya.

Sebagai penutup kegiatan, dilaksanakan penyerahan cendera mata berupa produk hasil program ketahanan pangan Lapas Cibinong, yaitu Bebek Frozen, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Rombongan juga berdiskusi mengenai tata kelola program, strategi pemberdayaan Warga Binaan, pola pemasaran hasil produksi, serta pengembangan unit usaha produktif sebagai bagian dari keberlanjutan program ketahanan pangan.

BACA JUGA:  Direktur Utama Jasa Raharja Hadiri Peresmian Terminal Tipe A Pakupatan oleh Presiden Jokowi

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara Lapas Cibinong dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka guna mendukung pengembangan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan sejalan dengan upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *